Semarak Pesparani Katolik Nasional II di Kota Kupang
November 1, 2022LP3KN.OR.ID – Kota Kupang sukses menjadi tempat penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional II yang berlangsung pada 28 – 31 Oktober 2022. Pesparani kali ini dihadiri kurang lebih 2.500 peserta yang berasal dari 34 provinsi. Tema yang diangkat dalam kegiatan ini ialah “Membangun Persaudaraan Sejati untuk Indonesia Maju”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) yang bekerjasama dengan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai tuan rumah.
Acara digelar begitu meriah yang diawali dengan berbagai penampilan seni dan budaya serta parade setiap kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia. Pembukaan kegiatan ini berlangsung di Stadion Oepon Kupang, NTT. Pesparani Katolik Nasional II dibuka oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Quomas melalui tayangan Video Confrence sekaligus memberi sambutan. Menteri Agama megajak untuk kita semua untuk menjaga merawat keberagaman. “Saya berharap kerjasama, sinergitas dan kolaborasi dari para tokoh agama, tokoh masyarakat dan lembaga keagamaan dari semua agama termasuk lembaga penyelenggara Pesparani untuk terus menjaga, merawat dan melestarikan keberagaman itu”.

Semarak Peserta pada Pembukaan Pesparani Katolik Nasional II Kupang
Persaudaraan Sejati dalam Keberagaman
Pesparani menjadi media kolaborasi antar umat beragama yang didalamnya ada juga tokoh agama dan tokoh masyarakat sehingga menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Melalui peristiwa ini, harapannya agar seluruh masyarakat dapat terlibat dalam upaya melestarikan ke-Indonesiaan dalam kebersamaan dengan yang berkeyakinan lain serta mewujudkan tekad dan kerja sama untuk menjaga dan merawat harkat serta martabat manusia. Semangat keberagaman itu pula diungkapkan oleh KH. Jamaluddin Ahmad yang dengan penuh haru menyampaikan kebanggaannya ditunjuk sebagai Ketua Umum Panitia Pelaksana event nasional Katolik ini. “Saya sangat bersyukur bahwa seorang Muslim boleh mengambil bagian dalam rangkaian pelaksaan kegiatan ini sebagai Ketua Umum Panitia”. Ia juga berharap dengan penyelenggaraan Pesparani ini dapat menguatkan kebersamaan umat beragama.
“Dengan demikian Pesparani Katolik Nasional II ini bukanlah sekedar lomba menyanyi tetapi juga sarana untuk memperkuat dan membangun kebersamaan umat, ia menjadi inspirasi nilai- nilai kebangsaan dan nilai kebhinnekaan bagi Indonesia,” ungkap Jamaluddin.
Pada kesempatan ini juga hadir Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo. “Bahwa kita umat kita umat katolik 100 % Katolik 100% Indonesia, mari saya ajak semua berdiri menyanyikan lagu Padamu Negeri, untuk menunjukkan cinta bakti dan cita kepada tanah air,” tutur Kardinal dalam sambutannya sebagai Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Sambutan Ketua Umum Panitia Pelaksana Pesparani Katolik Nasional II, KH. Jamaluddin Ahmad
Perwujudan Iman dan Kebersamaan
Dalam perjalanan persiapan Pesparani Katolik Nasional II tentunya banyak megalami dinamika hingga berbagai tantangan. Hambatan dirasakan panitia dan pengurus yang salah satunya disebabkan munculnya kasus Covid-19 yang menyebar begitu cepat di Indonesia. Akibatnya Kota Kupang yang semula ditunjuk dalam Musyawarah Nasional Pertama LP3KN di Ambon Tahun 2018 dan telah mempoleh persetujuan dari KWI untuk menjadi tuan rumah penyelengaraan Pesparani Katolik Nasional II pada tahun 2020 mesti ditunda. Tak hanya sampai disitu saja semangat dan kerja keras dari seluruh pihak kala itu dalam mempersiapkan kegiatan ini sangat luar bisa, dibuktikan dengan Kupang sempat memperoleh Keputusan Menteri Agama Nomor 483 Tahun 2019 tentang Penetapan Kota Kupang sebagai tempat Pelaksanaan Pesparani Tingkat Nasional II Tahun 2020.
Akhirnya dengan kegigihan dan semangat kebersamaan serta doa dari seluruh stakeholder, Pesparani Katolik Nasional II dapat disetujui untuk diselenggarakan melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 875 Tahun 2022. Setelah itu dengan pertimbangan Covid 19 masih melanda Indonesia, maka Panitia Peparani Katolik Nasional II Kupang menetapkan 13 mata lomba yang digelar secara hybrid.

Penampilan salah satu Kontingen Lomba Pesparani Katolik Nasional II Kupang
Daftar 5 Mata Lomba yang digelar secara online
- Paduan Suara Anak
- Paduan Suara Remaja Gregorian
- Paduan Suara Orang Muda Katolik (OMK) Campuran
- Paduan Suara Dewasa Wanita
- Paduan Suara Dewasa Pria
Daftar 8 Mata Lomba yang digelar secara offline
- Paduan Suara Dewasa Campuran
- Mazmur Anak
- Mazmur Remaja
- Mazmur Orang Muda Katolik (OMK)
- Mazmur Dewasa
- Cerdas Cermat Rohani Anak
- Cerdas Cermat Rohani Remaja
- Bertutur Kitab Suci
Pada kesempatan ini juga hadir juga Gubernur NTT Bapak Viktor Laiskodat dan Uskup Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang yang didampingi oleh Ketua Umum LP3KN Prof. Adrianus Meliala.(AT)



