Ketua KWI: LP3KN Harus Menjadi Jembatan Kerukunan Umat
April 8, 2025LP3KN.OR.ID – Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Antonius Subianto Bunyamin, OSC, menerima audiensi pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) di Gedung KWI, Jalan Cut Mutia No. 10, Jakarta, pada Senin 7 April 2025 .
Dalam audiensi tersebut, delegasi pengurus LP3KN menyampaikan berbagai perkembangan LP3K se-Indonesia dan rencana strategis lembaga dalam mendukung kegiatan Pesparani Katolik Nasional IV tahun 2026. Audiensi yang dipimpin oleh Ketua Umum LP3KN, Muliawan Margadana yang menyampaikan bahwa hubungan LP3KN dengan pemerintah, khususnya Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, sangat konstruktif. Keterlibatan pemerintah dinilai sangat penting dalam pengembangan dan pembinaan kehidupan iman masyarakat Katolik melalui kegiatan Pesparani dan berbagai kegiatan dari LP3KN.
Lebih lanjut, Muliawan menggarisbawahi pentingnya koordinasi antara LP3KN dan LP3KD (Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ia mengakui bahwa sinkronisasi program dan kegiatan masih menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, LP3KN akan terus mendorong dialog dan komunikasi lintas tingkatan, pemda, lembaga kebudayaan antar agama untuk memastikan arah kebijakan yang strategis dan efektif.

Ketua KWI Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC, Menerima Pengurus LP3KN Dalam Audiensi di Gedung KWI, Jalan Cut Mutia No. 10, Jakarta, pada Senin 7 April 2025
Dalam kesempatan itu, Muliawan juga melaporkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) III LP3K yang akan diselenggarakan pada 9–12 Mei 2025 di Jakarta. Munas III LP3K dijadwalkan akan dibuka oleh Menteri Agama RI dan dihadiri lebih dari 250 perwakilan LP3KD, Keuskupan dan Pembimas dari seluruh Indonesia dan menjadi forum penting untuk evaluasi dan perencanaan strategis kedepan. Melalui Munas ini, LP3KN diharapkan semakin solid dan terarah dalam pelayanannya kepada Umat Katolik pada bidang seni budaya dan liturgi, kerukunan umat, wawasan kebangsaan dan moderasi beragama.
Mgr. Anton, menyampaikan agar LP3KN segera berkoordinasi dengan Vikaris Jenderal (Vikjen) di masing-masing keuskupan. Hal ini dinilai penting untuk mempercepat koordinasi dan komunikasi antara LP3KN dan LP3KD di daerah dan setiap keuskupan dapat mendukung penuh kegiatan Pesparani dan pengembangan budaya lokal.
Ketua KWI yang juga merupakan Uskup Bandung menyampaikan dukungan sepenuhnya atas pelaksanaan Munas di bulan Mei 2025. “Kami sepenuhnya mendukung rencana LP3KN menyelenggarakan Munas sebagai salah satu upaya konsolidasi dengan LP3KD”, ujar Mgr. Anton. Selain itu, beliau juga menyampaikan agar Munas yang juga akan membicarakan Pesparani Nasional 2026 dipersiapkan dengan matang sejak awal. Persiapan sejak dini akan memudahkan dalam menyusun menentukan lokasi , dukungan Pemerintah Daerah dan Otoritas Gereja, sebelum nantinya diverifikasi dalam sidang para Uskup di bulan September 2025, Ia juga berharap agar kegiatan tersebut dapat terus menjadi wadah pembinaan iman yang inklusif, bermutu dan mampu menjadi jembatan kerukunan umat.
Terkait dokumen kelembagaan, Ketua KWI mengingatkan agar Statuta LP3KN yang merupakan dasar hukum dan pedoman utama dalam menjalankan roda organisasi sebagai semangat pelayanan Gereja juga memperkuat posisi LP3KN dalam membina LP3KD sebagai lembaga yang profesional dan terpercaya.
Disamping memberikan apresiasi atas upaya-upaya yang telah dilakukan LP3KN dibawah kepengurusan Muliawan Margadana ini, Ketua KWI kembali mengajak lembaga ini mampu menjadi sarana membangun umat yang inklusif sehingga mampu membangun semangat persaudaran umat secara umum.
Ketua KWI dalam kesempatan tersebut turut didampingi oleh Sekretaris Eksekutif KWI, Rm. Paulus Christian Siswantoko, Pr.
Narahubung :
Prasetyo Nurhardjanto – Ketua Bidang Hubungan Masyarakat LP3KN




[…] Baca juga: Ketua KWI: LP3KN Harus Menjadi Jembatan Kerukunan Umat […]
[…] Ucap, Reginal. Diawal pertemuan ini para peserta diberikan arahan langsung oleh Ketua Umum LP3KN, Muliawan Margadana mengenai gambaran singkat tentang berbagai upaya yang telah dilakukan panitia pelaksana dan LP3KN […]
[…] 9-12 Mei 2025 bertempat di Jakarta. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana Munas, Reginal Robert Capah. Dalam Pra Munas kali ini ada 2 Pembahasan utama, yaitu mengenai teknis penyelenggaran Munas dan […]