Rencana Kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia dan Dukungan Pengurus LP3KN
Mei 17, 2024Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, mengumumkan bahwa Paus Fransiskus dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada September 2024. Pernyataan ini disampaikan dalam acara peluncuran program strategis Kementerian Agama bagi masyarakat Katolik di wilayah 3T, yang berlangsung di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) pada 16 Mei 2024. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh agama dan perwakilan pemerintah.
Menag menjelaskan bahwa rencana kedatangan Paus sebenarnya telah lama direncanakan, tetapi tertunda akibat pandemi Covid-19. Kementerian Agama bersama KWI akan membentuk panitia khusus untuk menyambut kunjungan ini, yang merupakan bagian dari lawatan perdamaian Paus Fransiskus ke beberapa negara di kawasan Asia Pasifik.
Sementara Ketua KWI, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC dalam sambutannya merasa senang karena Menag adalah Menteri pertama yang hadir di Gedung KWI yang baru diberkati dan diresmikan kemarin. Menurutnya itu pertanda baik dengan kehadiran Menteri agama, ada kerjasama yang erat antara pemerintah dan Gereja Katolik. Dengan melaunching beberapa program strategis, kami berharap program-program tersebut benar-benar berdayaguna untuk umat Katolik, ujarnya.
Baca juga: Pelantikan Pengurus LP3KN 2024 – 2027, Muliawan Margadana Serukan Branding LP3KN dan Kolaborasi
Pengurus LP3KN dan Dukungan Kunjungan Paus Fransiskus
Pada launching tersebut, Menteri Agama menyerahkan KMA 427 tahun 2024 tentang Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional periode 2023-2027 kepada Muliawan Margadana sebagai Ketua Umum LP3KN periode 2023-2027. Penyerahan SK LP3KN ini juga bersamaan dengan penyerahan dokumen izin pendirian SMA Katolik di Purwokerto dan Toraja dan launching 7 layanan berbasis online untuk umat Katolik yang sudah bisa diakses di aplikasi Pusaka Kemenag.
Muliawan menyampaikan bahwa mewakili seluruh pengurus LP3KN berterima kasih kepada Menag RI Gus Yaqut dan Ketua KWI Mgr. Subianto yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin lembaga ini.
Apresiasi yang tinggi kepada Dirjen Bimas Katolik, Suparman dengan terobosan-terobosan program nyata bagi Umat Katolik berupa pembangunan gereja, Alkitab braile, pemberian 42 motor bagi para Penyuluh Katolik di daerah 3T hingga kehadiran pemerintah semakin di rasakan oleh masyarakat umumnya dan umat Katolik khususnya.
Kedepan optimis akan meningkatkan kerjasama dengan Dirjen Bimas Katolik, KWI serta LP3KD untuk semakin meningkatkan penyelenggaraan Pesparani. Selain itu LP3KN juga akan terus menanamkan nilai-nilai iman Kristiani dan rasa cinta tanah air melalui seni budaya dan kegiatan kerasulan awam serta bela rasa.
LP3KN dan LP3KD seluruh Indonesia juga bersuka cita atas informasi Menteri Agama bahwa Paus Fransiskus akan melakukan perjalanan apostoliknya ke Indonesia, serta siap menyambut serta mendukung kedatangan Bapa Suci Paus Fransiskus.
Artikel ini telah tayang di hidupkatolik.com



