Dibuka Menteri Agama RI, Pesparani Katolik Nasional III Digelar di Jakarta
Oktober 28, 2023LP3KN.OR.ID – Sukses menyelenggarakan Pesparani Katolik Nasional I di Maluku (2018) dan Pesparani Katolik Nasional II di Kupang (2022), Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Nasional (LP3KN) kembali menyelenggarakan Pesparani Katolik Nasional III di Jakarta, 27 Oktober 2023 – 1 November 2023. Sesuai tugasnya yang termaktub dalam Pasal 3 Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2016, LP3KN berkewajiban menyelenggarakan Pesparani Tingkat Nasional dan membina Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD).

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membuka Pesparani Nasional III dengan meletakkan telur simbol perdamaian
Pesparani Nasional III secara resmi dibuka oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kawasan Wisata Ancol, Jakarta, pada Sabtu malam, 28 Oktober 2023.
Dihadiri oleh ribuan peserta yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia, Pesparani Nasional III mengangkat tema “Kebersamaan dalam Keberagaman”. Tema ini menggambarkan Pesparani sebagai pesta persaudaraan, keharmonisan, kerja sama, solidaritas, persatuan dan kerja sama serta semangat pengorbanan dari Umat Katolik. Tujuan ajang ini adalah untuk mengembangkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan masyarakat Katolik terhadap ibadah/liturgi gerejani. Ada 13 cabang mata lomba yang dilombakan dalam Pesparani Nasional III yang terbagi dalam empat kategori yaitu paduan suara, menyanyikan Mazmur, cerdas cermat rohani dan tutur Kitab Suci.
Menteri Agama Yaqut Cholil, dalam sambutan setelah pembukaan resmi, mengatakan, mudah-mudahan Pesparani mempertebal kecintaan kita terhadap agama, bangsa dan negara.
Menteri yang akrab disapa Gus Yaqut ini pun mengapresiasi tema Pesparani Nasional III ini. Menurutnya, tema “Kebersamaan dalam Keberagaman” sangat relevan dengan alasan kenapa Indonesia berdiri. Tema ini juga sangat kontekstual dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang mengangkat tema Bersama Memajukan Indonesia.
“Pemuda menjadi kunci bagaimana kita bisa menuai harapan-harapan yang kita semai di masa-masa sekarang dan kita ambil hikmahnya di masa yang akan datang. Keberagaman adalah kekuatan, karena tanpa hal ini, kita sebagai sebuah bangsa, bukan apa-apa,” ujarnya.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyalami Uskup Keuskupan Agung Jakarta Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo
Uskup Keuskupan Agung Jakarta Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo yang hadir dalam pembukaan Pesparani Nasional III mengatakan, sejak Pesparani pertama yang bertepatan dengan hari ulang tahun Sumpah Pemuda, Pesparani selalu dilaksanakan di sekitar tanggal 28 Oktober dengan sengaja, karena ingin menunjukkan bahwa Umat Katolik sungguh ingin merawat dan bertanggung jawab terhadap sejarah Bangsa Indonesia.
“Bagi saya sendiri dan bagi Umat Katolik, ini pasti mempunyai pesan, mempunyai makna yang istimewa, yaitu ketika mengadakan Pesparani, menyanyikan lagu-lagu Gereja, kita ingin memuliakan Tuhan dan kami juga ingin menunjukkan cinta akan tanah air,” kata dia.
Pesparani Nasional III diselenggarakan atas kerja sama Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik dengan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN). Setelah pembukaan Pesparani Nasional III, penyelenggaraan lomba oleh seluruh kontingen dilanjutkan di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat. Kontingen berasal dari 38 provinsi yang terdiri dari peserta lomba, dirigen, pelatih, organis dan official. Seluruh peserta dan panitia yang terlibat berjumlah sekitar 9.000 orang.




[…] Baca juga: Dibuka Menteri Agama RI, Pesparani Katolik Nasional III Digelar di Jakarta […]