Perutusan dan Pengukuhan Pengurus LP3KD Jawa Timur 2025-2029
Maret 8, 2025LP3KN.OR.ID – Surabaya, Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Daerah (LP3KD) Jawa Timur periode 2025-2029 secara resmi mengikuti Misa Perutusan dan Pengukuhan pada Jumat (7/3) di Hotel Sahid Surabaya. Acara ini menjadi momen penting dalam perjalanan organisasi yang berperan dalam pembinaan dan pengembangan paduan suara Gereja Katolik di tingkat daerah.
LP3KD berfungsi sebagai wadah pengembangan seni musik liturgi Gereja Katolik di tingkat provinsi. Di Jawa Timur, terdapat dua wilayah gerejawi yang berada di bawah kepemimpinan seorang Uskup, yakni Keuskupan Surabaya dan Keuskupan Malang.
Sebanyak 41 pengurus menghadiri Misa Perutusan yang dipimpin oleh Monsinyur Agustinus Tri Budi Utomo, Uskup Keuskupan Surabaya, dan Monsinyur Pidyarto Gunawan, O.Carm, Uskup Keuskupan Malang. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh berbagai tokoh Gereja dan masyarakat.
Dalam homilinya, Monsinyur Agustinus Tri Budi Utomo, yang akrab disapa Bapa Uskup Didik, mengajak para pengurus untuk mengadopsi cara pandang yang baru dalam menjalankan tugasnya. “Ubah mindset kita yang lalu, supaya kita melihat ke depan. Ini adalah niat baik pemerintah kepada Gereja Katolik. Pemerintah menyadari masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai macam agama, maka pemerintah menunjukkan dukungan dan kepeduliannya, salah satunya adalah dengan adanya LP3KD ini,” ungkapnya.

Mgr Agustinus Tri Budi Utomo mengajak para pengurus untuk mengadopsi cara pandang yang baru dalam menjalankan tugasnya. Pesan yang disampaikan saat misa Perutusan dan Pengukuhan pada Jumat (7/3) di Hotel Sahid Surabaya, Foto: Humas Kemenag Jawa Timur.
Lebih lanjut, Bapa Uskup Didik mengajak para pengurus untuk meninggalkan ego sektoral dan membangun semangat kebersamaan. “Kita tinggalkan ego sektoral yang ada dari masing-masing kita. Ke depan, ego sektoral kita adalah Jawa Timur. Ini adalah kesempatan kolaborasi yang baik. Mari kita persembahkan bagi Jawa Timur. Kita berasal dari dua keuskupan, dari banyak paroki dan komunitas, tetapi kita ini satu komunio yang bergerak sinodal. Mari kita berjalan bersama sebagai warga Katolik Jawa Timur, dengan demikian kita sedang membawa nama baik Jawa Timur,” ujarnya.
Baca juga: Rayakan Ekaristi, Doa Mohon Kesembuhan Bapa Suci Paus Fransiskus
Selain itu, ia berharap agar pengurus LP3KD dapat membangun jejaring yang kuat hingga tingkat kabupaten, sehingga paroki-paroki dapat saling berkolaborasi.
“Betapa indahnya jika LP3KD menjadi sebuah ruang apresiasi seni Gereja, berjenjang mulai dari desa hingga kota. Sehingga proses penjaringan anggota sungguh-sungguh diproses dari bawah. Ini adalah sebuah gerakan masyarakat Katolik mulai dari bawah, sehingga tiba saatnya ini menjadi berdampak, mendinamisassi paduan suara, lektor, pemamzmur di paroki-paroki,” tambahnya.
Acara dilanjutkan dengan prosesi perutusan dan pengukuhan oleh kedua Uskup. Pengurus LP3KD Jawa Timur periode 2025-2029 terdiri dari berbagai unsur lintas sektor, termasuk pejabat pemerintah, pejabat TNI, rohaniwan Gereja Katolik, pegawai pemerintah, serta tokoh masyarakat. Diharapkan, kepengurusan baru ini dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi dan memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan seni musik liturgi di Jawa Timur. **Sumber Humas Kemenag Jatim (RH)




[…] Baca juga: Perutusan dan Pengukuhan Pengurus LP3KD Jawa Timur Periode 2025 – 2029 […]