LP3KD Sulawesi Tengah Gelar Rakor dan Technical Meeting Pesparani I Tingkat Provinsi
Mei 18, 2025LP3KN.OR.ID – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Technical Meeting dalam rangka persiapan Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) I se-Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini diselenggarakan di Catholic Youth Center Paroki Santo Paulus, Jalan Patimura, Palu pada 17 Mei 2025.
Kegiatan Rakor secara resmi dibuka oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Katolik Provinsi Sulawesi Tengah, Matius Panti, S.E., M.M. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari 12 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah, yang masing-masing terdiri dari ketua dan sekretaris LP3KD Kabupaten/Kota.

Rapat Koordinasi dan Technical Meeting Pesparani I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Palu 17 Mei 2025
Dalam kegiatan tersebut, hadir pula RP. Harry Singko, MSC, selaku Direktur Musica Sacra Keuskupan Manado. Dalam pemaparannya, Pastor Harry memberikan penjelasan mengenai konsep Musica Mundi dan Musica Sacra. Beliau juga mengajak seluruh peserta dan panitia Pesparani tingkat provinsi untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip Musica Sacra dalam pelaksanaan kegiatan, guna menjunjung tinggi nilai-nilai liturgi dan spiritualitas musik gerejani Katolik.
Baca juga: Rakor Sosialisasi Pesparani, LP3K DIY Siap Selenggarakan Pesparani pada Oktober 2025
Rapat Koordinasi ini menjadi momentum penting dalam menyatukan visi dan menyusun langkah strategis untuk menyukseskan penyelenggaraan Pesparani I tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan iman, pelestarian budaya Katolik, serta mempererat persaudaraan umat Katolik di wilayah Sulawesi Tengah.




Luar biasa semangat LP3KD setelah munas di jakarta langsung mengambil kangjah kongkrit di kabupaten/kota. Semoga seluruh pengurus tetap bekerja sama dlm menyukseskan pesparani 2027.
Dengan satu prinsip bahwa pesparani bukn mencari popularitas atau juara, tapi lebih pada pengembangan Iman katolik bagi kaum muda katolik dgn merjuk pada 100% katolik 100% indonesia