Sosok Rei Capah: Jembatan Dialog pada Munas III LP3K 2025

Sosok Rei Capah: Jembatan Dialog pada Munas III LP3K 2025

Mei 9, 2025 0 By Redaksi

LP3KN.OR.ID – Di balik kesibukan menyusun agenda dan menyatukan ratusan harapan dari berbagai penjuru negeri, sosok pria bersahaja bernama Reginal R. Capah, atau yang akrab disapa Rei, hadir sebagai Ketua Panitia Munas III LP3K 2025. Lahir di Bangun, Dairi pada 15 Oktober 1983, Rei bukanlah wajah baru dalam dunia organisasi, advokasi lintas iman, dan kepemimpinan pemuda Katolik. Dengan latar belakang sebagai Financial Advisor di PT Prudential Life dan Travel Consultant untuk wisata komersial dan wisata rohani, ia memadukan kecermatan dunia keuangan dengan sensitivitas sosial yang telah ia tempa selama lebih dari satu dekade dalam berbagai wadah lintas agama dan komunitas.

Dikenal sebagai penggerak GUSDURian Bogor dan Dewan Pakar Pemuda Katolik di berbagai tingkatan, Rei memantapkan kiprahnya sebagai pemimpin yang mampu menjembatani keragaman. Perjalanannya dibentuk oleh berbagai pelatihan strategis mulai dari manajemen organisasi, pelatihan kader lintas iman, hingga moderator bersertifikat untuk dialog antaragama. Tak heran, Munas kali ini bukan hanya ajang musyawarah, melainkan juga ruang pembelajaran hidup bersama dalam semangat moderasi dan toleransi—nilai-nilai yang selama ini ia perjuangkan lewat organisasi seperti BASOLIA, FORMULA, dan FKUB.

Baca juga: Munas III LP3K: Merawat Persaudaraan untuk Gereja dan Bangsa

“Ini bukan hanya Munas. Ini adalah perayaan persaudaraan, sekaligus ruang untuk meneguhkan arah pelayanan kita ke depan,” ujar Rei dalam rapat internal panitia. Dengan napas dialog yang kental, ia merangkul kerja kolektif dari panitia lintas daerah untuk menyukseskan Munas yang digelar 9–12 Mei 2025 di Jakarta. Dalam semangat kebersamaan ini, ia menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, tanpa kenal lelah, demi terciptanya acara yang rapi, bermakna, dan penuh persaudaraan.

Kepada seluruh peserta Munas III LP3K 2025 yang akan segera berkumpul di Ibu Kota, Rei mengucapkan selamat datang dengan hangat. “Jakarta bukan hanya tempat kita berkumpul, tetapi tempat kita mengukir arah baru dalam pelayanan umat dan bangsa. Selamat datang, selamat berdinamika, dan mari kita pulang dengan semangat baru untuk melayani lebih luas,” tutupnya. Di bawah kepemimpinan Rei, Munas ini diharapkan tak hanya sukses secara teknis, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keindonesiaan dan keimanan yang inklusif.

Share and Enjoy !

Shares